Pengalaman dengan wom finance

     Semua orang tidak ada yang ingin berhutang namun karena kondisi yang tidak memungkinkan apalagi di dunia usaha pasti ada pasang surut.
     Saya akhir desember saya cek cek di goolgle ada pembiayaan dengan cara menggadaikan mobil. saya pikir ini sebuah solusi untuk keuangan saya. Kemudian saya menelpon pembiayaan tersebut namun pada waktu itu saya diarahkan ke cabang rawamangun. Orang dari womnya sangat ramah namun setelah cek cek data ternyata pembiayaan hanya dapat dilakukan ditempat kita sering tinggal.Kebetulan saya lebih sering tinggal dirumah orang tua di cilengsi bogor oleh karena itu saya diarahkan ke wom cabang cileungsi. Perwakilan dari cabang cileungsi akhirnya datang setelah kelengkapan data bpkb surat surat kendaraan dan sertifikat kendaraan mobil saya di taksir hanya 62jt rupiah dengan pembiayaan 42 jt rupiah selama 12 bln.Disini mobil xenia saya tipe xi vwti 1.3 di tulisnya tipe li 1.0 vwti yah saya pikir sudah tidak apa apa karena saya memang butuh uang krn untuk membayar supplier saya. Uang sudah di transfer senilai 42 jt surat kontrak dari wom tidak diserahkan kepada saya. Saya berusaha membayar cicilan tepat waktu namun pada cicilan ke 3 saya telat bayar 1 minggu pihak dari wom datang dan berkata sangat kasar serta berusaha mengambil mobil saya kata pihak yg survei saya kemarin hutang saya 36x cicilan dan baru dibayar 2x cicilan alangkah terkejutnya saya pembiayaan 42 jt dengan cicilan 4.181.000x12 bln menjadi 4.181.000x36 bln ini mah bukan rentenir lagi entah apa yang lebih parah dari rentenir.
        Surat kontrak tidak dikasih,penagihan tidak layak,bahasa kasar saya telepon ke kantor wom sepertinya kurang respon. Saat ini saya sedang di cicilan keempat. Namun tetap saya akan membayar 12x cicilan sampai saya bisa melunasinya semoga 2-3 bulan berikutnya saya bisa melunasinya setelah uang dari pasar saya dilunasi.
        Untuk yang lainnya pikir lagi sebelum memutuskan untuk menggadaikan mobil di wom finance karena penyesalan akan datang diakhi

Komentar